2008年 03月 17日

インドネシアの作家・Nh Dini考

インドネシアを代表する作家。Nh Dini さんは、2月29日に満72歳の誕生日を迎えました。
Kompas(3/17)の Teropong のページに詳しい記事が2つ出ていました。

筆者の B RAHMANTO さんは、サナタ・ダルマ大学のインドネシア文学の講師。
特に小説の背景を綴った作品について詳しく述べられています。

a0054926_18175615.jpg

seri Cerita Kenangan の時代区分
masa kecil
Sebuah Lorong di Kotaku (1978)
Padang Ilalang di Belakang Rumah (1979)
Langit dan Bumi Sahabat Kami (1979)

masa remaja
Sekayu (1981)
Kuncup Berseri (1982)
Kemayoran (2000)

dewasa
Jepun Negerinya Hiroko (2001)
Dari Parangakik ke Kampuchea (2003)
Dari Fontenay ke Magallianes (2005)
La Grande Borne (2007)
Argenteuil (2008)



日本占領期には
Pada masa penjajahan Jepang, Dini kecil mengalami peristiwa-peristiwa yang tidak menyenangkan dan mengerikan. Ia kaget dengan munculnya lima serdadu Jepang yang tidak sopan, dengan suara gaduh membabat bilah bambu dan tanaman yang menjadi pagar rumahnya (Padang Ilalang di Belakang Rumah). Jatuhnya penguasa Jepang dan disusul mendaratnya tentara Sekutu memunculkan peristiwa-peristiwa yang menyedihkan: kekurangan makanan, musim yang kering, keadaan yang memprihatinkan, dan fitnah yang diderita ayahnya yang menyebabkannya masuk tahanan dan menderita sakit (Langit dan Bumi Sahabat Kami).

インドネシア文学評論家のHB Jassinからの手紙では
”Saya mengerti Saudara masih terikat segala macam ikatan, tapi kalau terus mengikat diri, kapan akan dewasa sebagai pribadi? Kedewasaan pribadi seorang pengarang sangat diperlukan. Saudara kelihatannya takut akan pengalaman. Akhirnya hanya sampai pada fantasi, rasa- merasa, duga-dugaan, bayang- bayangan yang sentimental, tidak berpijak di atas tanah. Begitu juga sifat-sifat karangan Saudara. Sangat kurang pengalaman, fantasi yang banyak, perasaan dijadikan dasar, terasa sedikit sentimental….”

小説 "Namaku Hiroko" 執筆は
Kesebalan terus berlanjut saat menghadiri penyerahan piagam di Fukuoka. Resepsi dimulai pukul enam sore, mereka berdua memasuki ruang yang telah penuh tamu pukul tujuh kurang lima menit. Ia gemetar, hampir menangis tatkala dengan entengnya sang suami berbisik kepada tuan rumah, ”Maafkan kami. Istri saya mendapatkan kesulitan membikin sanggul. Maklum, di sini tidak ada salon yang dapat membantunya ...” (hal 229). Di samping itu, novel Namaku Hiroko ternyata ditulis secara kucing-kucingan. Dikerjakan saat suaminya berada di kantor. Suaminya akan marah-marah kalau melihat istrinya sedang menyelesaikan novelnya (hal 326).

Nh Dini 72 Tahun
Novelis Spesialis Cerita Kenangan
http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.xml.2008.03.17.04181492&channel=2&mn=174&idx=174


次の作品:Dari Rue Saint Simon ke Jalan Lembang について
Naskah buku seri Cerita Kenangan periode setelah Argentieul yang diberi judul Dari Rue Saint Simon ke Jalan Lembang sudah ia selesaikan namun tidak akan diterbitkan dulu. ”Ada sekitar 200 halaman. Tapi karena ada dua atau tiga orang yang saya harus ganti namanya. Sebenarnya, orangnya sendiri enggak masalah, tapi lingkungannya yang mungkin belum bisa menerima. Jadi terpaksa saya lompati langsung ke Pondok Baca periode saya sudah tinggal kembali di Semarang,” jelas Dini.

Tidak Merasa Tua Menuju Usia 80
http://www.kompas.com/kompascetak/read.php?cnt=.xml.2008.03.17.07570249&channel=2&mn=174&idx=174

関連記事
2008年 03月 01日
インドネシアの作家・Nh Diniの出版記念会
http://gadogado.exblog.jp/6852191/
[PR]

by gado-gado | 2008-03-17 18:16 | インドネシアの文学


<< テレビ:オランウータン@「地球...      Susilowati の個展 ... >>