2006年 03月 19日

インタビュー: Runi Palar@Runa Jewelry をインドネシア語で読む

日本でも有名なジュエリーデザイナーのルニ・パラールさんの記事が、Kompas(3/19)の Persona に出ていました。
記事の見出しは Runi Palar Menari di Atas Perak

Anda sebelumnya lebih terlatih sebagai penari klasik Jawa?

Waktu muda, saya memang menari di Keraton Yogyakarta. Saya salah satu penari favorit GPH Tedjo Kusumo yang mengaktifkan tarian klasik Jawa. Kalau saya datang ke tempat beliau, waktu umur 9, 10, dan 11 tahun, beliau mesti bersila dan saya harus menari di depan beliau. Liukan, gereget saya itu persis yang beliau suka. Saya menjadi penari utamanya. Ketika beliau mendapat penghargaan Wijayakusuma untuk penciptaan seni tinggi dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, beliau membuat lakon Wijayakusuma. Yang menjadi Wijayakusuma-nya saya.

Apa kiat berbisnis dengan Jepang?

Perlu relasi jangka panjang. Mereka memang berjenjang dalam mengambil keputusan, karenanya jangan terlalu memaksakan. Kita mesti berteman, tetapi tetap konsisten dan fokus pada produk kita. Perlahan-lahan mereka akan percaya dan kalau sudah percaya tidak mau lepas lagi lalu membuka tawaran untuk ini-itu. Kadang-kadang malah saya yang minta pelan-pelan karena ingin fokus.

Butuh kesabaran?

Mereka sebenarnya pemalu dan karenanya butuh waktu. Dan kalau bicara dengan mereka tidak bisa terus menatap mata, sesekali harus agak menurunkan pandangan. Yang seperti ini memang tidak pernah ditulis di buku, tetapi berlaku. Biarpun orang luar, tetapi dengan mengikuti budaya mereka, mereka merasa kita dapat menjadi rekan kerja.

Runi Palar Menari di Atas Perak
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0603/19/persona/2517603.htm

関連記事
RUNI PALAR
http://www.officepromosi.com/runa/cv.htm

Tokyo Sambut Hangat Pameran Batik dan Perhiasan Indonesia
http://kompas.com/gayahidup/news/0409/17/074710.htm
[PR]

by gado-gado | 2006-03-19 17:06 | ~をインドネシア語で読む・聞く


<< 新美南吉の「あめだま」をインド...      ギタリスト5人のコンサート >>